
Dunia baru saja disajikan pertandingan tinju fenomenal antara Floyd Mayweather Jr. meladeni penantangnya dari atlet seni bela diri campuran paling terkenal dunia McGregor di T-Mobile Arena Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (27/8). Drama ini pun akhirnya dinyatakan oleh wasit bahwa Mayweather menang TKO di ronde ke-10.
Terlepas gegap gempita pertandingan ini, ada pelajaran menarik dari Mayweather bahwa ia berhasil exit on top (mundur di saat puncak). Ia berjanji untuk pensiun setelah pertandingan ke-50 ini dengan rekor tak terkalahkan. Semua orang pastinya ingin seperti ini, walaupun janji petinju untuk pensiun sering kali tidak ditepati. Lalu bagaimana dengan kita, apakah juga akan exit on top juga di bidang kita masing-masing di satu saat nanti? Semoga ya.
Say No to Comfort Zone
Bagi saya apresiasi paling besar untuk McGregor. Atlet 29 tahun ini memberikan pelajaran sangat berharga akan pentingnya menghindari zona nyaman (comfort zone).
Walaupun ia sudah terkenal di sena bela diri campuran, ia berani menantang petinju legendaris itu demi ingin membuktikan bahwa ia bisa. Banyak pihak yang menyayangkan pertandingan ini karena kedua petarung dari arena yang berbeda. Pertandingan ini bagaikan mengadu pemain basket dengan pemain sepak bola. Terlebih McGregor sempat diremehkan Mayweather bahwa ia akan menang TKO di ronde ke-2. Alhasil ia bisa membuktikan dirinya bertahan hingga ronde ke-10 dari total 12 ronde.
Perjalanan McGregor masih panjang. Tapi ia telah membuktikan bahwa berpuas diri di satu titik bukanlah tujuannya. Inilah sesungguhnya pemenang sejati, menikmati setiap proses dan tahap yang dilalui tanpa berhenti hingga saatnya bisa exit on top seperti Mayweather.
Semoga bermanfaat.