Menjelang akhir tahun biasanya di banyak perusahaan sedang disibukkan dengan menyusun rencana strategi untuk tahun-tahun mendatang. Undangan meeting dan seminar datang silih berganti. Berbagai analisa dibuat dengan bercermin pada posisi dan kondisi yang sudah dicapai hingga semester satu tahun berjalan. Analisa eksternal pun menjadi bahan masukkan untuk memperkaya analisa agar strategi yang dibuat nantinya bisa dicapai. Semua strategi tersebut disusun secara detail, sistematis dan implementatif serta siap untuk dieksekusi sesuai dengan visi dan misi yang sudah ditetapkan.
Dalam proses menyusun strategi perusahaan inilah saya merenungi dan bertanya pada diri sendiri, seandainya diri saya adalah perusahaan besar apakah saya akan melakukan hal yang sama? Apakah diri ini tidak jauh lebih penting dan berharga dibanding suatu perusahaan sehingga belum disusunnya rencana strategi hingga saat ini ?
Masing-masing Anda pun bisa bertanya dan menjawab sesuai dengan kondisi yang Anda miliki saat ini.
Saya meyakini bahwa tidak semua orang peduli dengan strategi kehidupan pribadinya. Banyak yang menganut mazhab let it flow; cukuplah mengalir seperti air, bebas seperti angin dan tanpa arah. Sehingga hal waja jika pandangan ini telah menghasilkan kehidupan yang tanpa arah, tanpa target dan tanpa pencapaian. Tidak ada hal-hal besar yang bisa diraih.
Sekarang mari kita posisikan diri kita adalah suatu entitas perusahaan yang sangat besar, sangat profitable, dan memiliki produk yang digemari oleh konsumen. Lalu, apakah kita akan mengevaluasi dan membuat strategi agar entitas usaha ini akan terus bertahan di masa mendatang? Besar jawabannya adalah Iya. Ya, kita pasti akan melakukan persiapan dan strategi untuk menghadapi waktu selanjutnya.
Evaluasi Diri
Seperti apa yang kita bicarakan sebelumnya bahwa positioning audit adalah kondisi nyata yang sedang dialami dan ini sangat penting sebagai cermin diri untuk melihat dan merencanakan masa depan. Sekarang mari audit diri kita masing-masing dan lihatlah skor akhir. Apakah memuaskan? Apakah sudah mencapai target yang sudah ditetapkan? Atau belum ada progres sama sekali?
Kita sepakat bahwa setiap orang pasti memiliki cita-cita dan impian. Namun, seringkali mimpi tersebut banyak yang tidak tercapai karena tidak adanya strategi. Bahkan jika pun ada tetapi belum disusun sistematis dan detail hingga ke rencana kegiatan harian. Oleh karenanya, banyak mimpi dan keinginan hanya berakhir di angan-angan
Mari lihat lagi apa yang sudah kita capai hingga saat ini. Begitu banyak paramater yang bisa kita gunakan. Misalkan terkait waktu yang sudah dihabiskan, karya yang sudah dibuat, uang yang dihasilkan, tempat yang sudak dikunjungi dan parameter lainya lagi.
Creating Values
Kita pasti mengamini bahwa masing-masing kita adalah spesial dan unik. Manfaat terbesar dari manusia akan bisa tercapai setelah ia bisa memberikan kontribusi pada sesama dalam koridor kemampuan yang kita miliki.
Sebagai pribadi, laiknya perusahaan besar tadi, kita harus mampu menghadirkan values atau nilai dalam kehidupan kita. Kita harus mampu berkontribusi dengan memberikan yang terbaik di mana hasilnya akan memberikan efek dan dampak positif dalam kehidupan ini.
Agar Values yang kita miliki itu bisa tercapai. Saatnya bagi kita untuk menyusun strategi dan aktivitas dalam proses mencapai target diri. Dalam proses membangun strategi, hal penting adalah alokasi waktu yang detail pada setiap aktivitas yang ada. Contohnya, jika ingin menjadi seorang penulis, saya tentu harus menyusun alokasi waktu untuk menulis dan memperbanyak membaca. Saya mengalokasi waktu 2-3 jam untuk membaca buku. Jika ingin liburan ke luar negeri, kita akan menabung secara konsisten agar budget yang dibutuhkan bisa tersedia.
Proses creating values ini adalah kunci penggerak kita dan kompas kehidupan. Dengan ini kita tahu mau di bawa ke mana diri ini. Setidaknya bisa sama dengan perusahaan tadi yang bisa bertahan di masa mendatang.
Eksekusi dan Konsistensi
Hal yang jauh lebih penting dari menyadari dan membuat values diri adalah eksekusi dalam konsistensi. Tanpa ada eksekusi dan konsistensi, apa pun mimpi dan keinginan yang ditetapkan tidak akan pernah tercapai.
Sekarang apakah Anda sudah terbayang strategi apa yang akan dilakukan di tahun depan? Yuk, kita jadikan diri kita seperti perusahaan besar yang mempertahankan keberadaannya. Dengan itu, apa yang kita citakan akan segera tercapai. Anda bisa menggunakan 5 rahasia menyusun strategi dan 4 cara mewujudkan mimpi.
Selamat menyusun strategi diri, semoga kita semua sukses meraih target diri dalam kehidupan ini.
#25 Agustus 2017. Disela-sela Planning Cycle.
Source
Ilustrasi di sini