Ada fakta menarik dari organisasi anti kemiskinan Oxfam yang mengatakan bahwa kesenjangan antara orang kaya dan orang miskin semakin besar akhir-akhir ini. Terlebih kesenjangan itu antara orang super kaya dan orang miskin. Mari kita lihat fakta bahwa 8 orang terkaya di dunia ini memiliki kekayaan setara dengan yang dimiliki 3,6 miliar orang di dunia ini. Delapan orang super kaya tersebut mulai dari Bill Gates hingga Michael Bloomberg.
Bagi sebagian orang fakta ini menyedihkan,tapi di sisi lain ini adalah takdir dari proses kehidupan yang dipilih oleh masing-masing individu dalam mencapai tangga kesuksesan. Lagi-lagi fakta mengatakan bahwa 5% penduduk bumi ini menguasai 95% total kekayaan manusia di dunia ini. Mengapa ini bisa terjadi?
Manusia dilahirkan ke dunia diberikan modal yang sama,yakni waktu 24 jam. Namun, antar individu pasti akan berbeda penggunaannya. Untuk itulah kita akan melihat 3 tipe manusia dalam memanfaatkan kesempatan yang sudah diberikan oleh Tuhan. Pemanfaatan inilah yang akan menghasilkan perbedaan-perbedaan tadi. Yuk kita lihat 3 tipe manusia tersebut.
- Tipe Survival
Manusia tipe ini adalah manusia yang menganut aliran hidup segan mati engga mau. Hari-hari kehidupannya dilalui dengan apa adanya. Hidup baginya hanyalah proses bertahan hidup. Yang penting bisa makan dan bisa hidup, cukup. Tipe ini banyak kita lihat di negara-negara berkembang, khususnya seperti Indonesia yang masyarakatnya masih nrimo dengan kondisi yang dimiliki tanpa adanya keinginan untuk mendobrak kehidupannya ke arah yang lebih baik.
2. Tipe Existance
Tipe kedua ini, adalah tipe kebanyakan orang. Ini ibarat flow like a water. Hidup yang mengalir saja, menikmati proses yang sudah terpola. Jika ingin sukses, maka saya sekolah. Setelah sekolah, saya kuliah, lulus, cari kerja dan bekerja di perusahaan besar, mendapatkan gaji besar, menikah, punya anak, punya cucu, pensiun dan mati.
Hidup bagi tipe kedua ini adalah kenyamanan dan kedamaian. Sepanjang hidupnya nyaman-nyaman saja, sepanjang itu pula ia cuek terhadap keinginan untuk berubah. Wajar saja, 95% dari manusia di dunia berada dalam tipe ini.
3. Tipe Significant
Nah ini adalah tipe manusia 5% tadi. Mereka adalah orang-orang yang selalu mengambil risiko, meninggalkan zona nyaman, masuk ke level-level baru, melangkah naik menapaki cita-cita dan passion yang mereka miliki. Tipe ini memang tidak banyak, karena tidak semua orang memiliki keberanian untuk melakukannya.
Sekarang saatnya kita bertanya pada diri kita masing-masing, berada pada tipe manakah kita? Semoga ini menjadi bahan renungan kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Semoga bermanfaat.
M. Diaz Bonny Supramono