Aku meluruskan badanku dengan barisan yang ada didepanku. Kuperiksa seluruh perlengkapanku, baju, rok dan topi. Setelah aku yakin dengan penampilanku, Aku pun tersenyum puas dan berdiri dengan tegap sambil memperhatikan aba-aba dari petugas upacara bahwa upacara akan segera dimulai.
Ini adalah kali pertamaku di sekolah baruku, memakai seragam putih abu-abu berlambangkan tulisan SMA yang aku impikan sejak aku kecil. Aku pun menatap matahari pagi dengan senyuman serta semangat yang begitu membara.
Jam Delapan Tepat
Semua pasukan upacara dibubarkan. Semua siswa pun bergerak menuju kelasnya masing-masing begitu pun denganku. Aku pun berjalan ke arah kelas yang telah ditentukan dan telah aku lihat sebelumnya. Pengumuman kelas itu dilakukan ketika masa orientasi siswa (MOS) berlangsung. Aku mendapat kelas peminatan bidang studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Kulangkahkan kakiku di sekolah baruku dengan suasana baru dan tentunya dengan teman yang baru. Sejenak terlintas dipikiranku seakan-akan ini hanya mimpi, tapi itulah kekuasaan Tuhan dan dengan kehendak serta ridho-Nya lah aku bisa berdiri disini.
Begitu banyak perjuangan serta pengorbanan yang telah dilakukan olehku di sekolahku yang sebelumnya untuk mendapatkan apa yang aku inginkan. Meraih sebuah masa depan dan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Akan tetapi ini belum apa-apa, bahkan ini adalah sebuah perjuangan kecil yang belum seberapa.
Teng-teng
Jam pertama pun segera dimulai. Semua teman-temanku pun hening sambil menunduk untuk memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa agar diberkahi dan diridhai serta dimudahkan dalam menerima dan memahami pelajaran.
Matematika adalah pelajaran pertama yang aku terima di sekolah baruku ini. Saat aku SMP, aku sangat menyukai mata pelajaran ini. Aku yakin aku bisa mempertahankannya disaat aku naik kejenjang SMA. Ternyata pelajaran tersebut tak sesuai dengan apa yang aku ingin kan. Tingkat kesulitannya begitu tinggi dan aku hampir putus asa dengan hal itu. Namun, semangatku bangkit dan aku berfikir apakah dengan hanya pelajaran itu bisa menghancurkan segala impianku dan masa depanku?
“Tidak!”, ucapku dalam hati. Begitu banyak orang yang menunggu dan menantikan kesuksesanku dan aku tahu ada banyak alasan bagiku untuk bergerak menuju sebuah kesuksesan karena ada orang –orang yang sangat berbahagia melihatku berhasil.
If you can’t fly then run, if you can’t run then walk, if you can’t walk then crawl, but whatever you do you have to keep moving forward. Martin Luther King Jr.
Sekian dulu ya. Cerita sambungannya akan dilanjutkan minggu depan atau besok dan mohon maaf jika ada kesalahan yang terjadi pada penulisannya ….tunggu ya!!! Hehehehe,
Terima kasih
Created by Dini Tri Lestari
SMAN 1 PADANG PANJANG